Semangat pagi!!
Yuk, kita harus semangat dalam menjalani aktivitas
hari ini! J
Tapi, sebelum memulai aktivitas di pagi hari, ada baiknya perut yang sudah
dibiarkan kosong semalaman diisi dulu~ Mau tahu informasi makanan yang bias dijadikan
alternatif sarapan? Tengok info yang satu ini:
BUBUR AYAM KANG ANDRI
Bubur ayam ini lokasinya tak jauh
dari kampus UPI, tepatnya di daerah Negla, di belakang Mesjid Nurul Huda. Jangan salah nih, gengs! Meski aksesnya
agak sulit karena melewati gang kecil,
tapi bubur ini sudah terkenal di kalangan mahasiswa. Bubur Kang Andri ini selalu ramai, terutama
di saat jam sarapan.
Bubur
Ayam Kang Andri sudah
berdiri sejak tahun 1995, tapi pada
saat itu Kang Andri masih berjualan bubur dengan kakaknya. Kemudian, pada tahun 2000, Kang Andri memutuskan
untuk berdiri dengan usahanya sendiri. Wow, bayangkan, umur usaha bubur ini sudah mencapai
20 tahun! Bubur Kang Andri memiliki cita rasa dan ciri khas sendiri dengan bubur
yang berwarna kekuning-kuningan.
Lho? Kok, buburnya bisa menjadi kekuning-kuningan? Itu
dia yang membuat bubur ini beda, gengs! Kang Andri membuat bubur dengan
resep yang diraciknya sendiri. Rahasia
tersebut ternyata berasal dari rempah kunyit, salam, sereh, muncang, pala,
jahe, dan ebi yang digiling lalu kemudian ditumis dan dicampurkan ke dalam
adonan bubur sehingga bubur menjadi lebih gurih dan membuat lidah bergoyang. Hahaha J
Bubur
Kang Andri memang terkenal dengan
topingnya yang seabrek, mulai dari potongan cakwe, kacang, bawang goreng
kinyis-kinyis, seledri, telur
rebus dan tentunya suiran daging ayam goreng. Untuk kecapnya, Kang Andri memiliki
rahasia tersendiri agar kecap yang digunakan memiliki kemanisan yang pas dan gurih.
Bubur ini rasanya lebih
nikmat dibandingkan bubur yang lain,
lho! Tingkat kekentalannya sungguh pas, tidak terlalu kental dan juga tidak
encer. Tak ketinggalan,
bubur Kang Andri terdiri dari empat
pilihan rasa, antara lain bubur
ayam biasa, bubur ayam keju, bubur ayam ati ampela, dan bubur ayam spesial. Untuk yang spesial terdiri dari semua topping
termasuk tambahan ati ampela dan keju.
Satu
porsi bubur ayam biasa dijual dengan harga Rp
10.000,00 saja.
Namun,
khusus untuk kalangan
mahasiswa, Kang Andri biasa mematok
harga Rp 9.000,00 saja. Dengan harga segitu, kita sudah bisa menyantap bubur
dengan potongan cakwe, kacang, bawang goreng
kinyis-kinyis, seledri, telur
rebus dan suiran daging ayam goreng.
Untuk bubur ayam ati ampela dan bubur ayam keju
cukup merogoh kocek Rp 13.000,00.
Lalu, untuk bubur ayam spesial dihargai Rp 15.000,00.
Tak
kalah dengan makanannya, minuman
yang disajikan pun bervariatif. Ada
es jus, es campur, es kelapa, dan es
jeruk yang menambah kenikmatan saat menyantap Bubur Kang Andri. Untuk harga
minuman dimulai dari Rp 3.000,00 hingga Rp 8.000,00 rupiah.
Pokoknya makan Bubur
Kang Andri dijamin kenyang, deh! Porsi buburnya saja semangkok penuh, sampai-sampai buburnya tertutup oleh topping-nya yang bejibun. Lebih nikmat lagi bila
ditambahkan sambal yang tersedia di meja. Tapi, hati-hati! Jangan sampai sambalnya kebanyakan karena sangat
pedas dan bisa membuat
kalian ingin tambah lagi dan lagi! Patut dicoba, serius deh. (dsw/rsa/sn/ma)



0 komentar:
Posting Komentar